Aku persembahkan jiwa raga ini untuk Allah, Palestina dan Al-Aqsha. Aku berharap Allah dapat menerima amal ibadahku ini. Aku juga berkorban demi para tawanan Palestina. Selanjutnya aku sampaikan salam untuk Abul Abad (Haneya) dan Al-Dhaif (Komandan AL-Qossam).
Perkataan terakhir inilah yang disampaikan Syahidah Hj Fatimah Al-Najjar (57 tahun). Ia mengakhiri hidupnya dengan pengorbanan dan kecintaan pada negerinya. Sebagaimana Ia telah menanamkan kecintaaan mati syahid pada anak-anaknya, beberapa saat sebelum ia betemu dengan Tuhannya, ketika ia meledakan dirinya di tengah serdadu Israel di Beth Hanon, Jalur Gaza.
Ummu Muhammad Fatimah Al-Najar adalah nenek pertama yang melakukan operasi mati syahid. Ia adalah salah satu sekian banyak dari para ibu yang sering kali menyaksikan pembantaian terhadap anak-anaknya, kehormatanya dirusak, rumahnya dihancurkan, pepohonannya ditumbangkan dibawah pantauan masyarakat dunia yang membisu.
Maka dengan keberanian yang membaja ia tampil membela negaranya dan mendahului para syuhada lainya.
Ummu Muhmmad teleh mengorbankan jiwa dan raganya di jalan Allah setelah sebelumnya ia serahkan rumahnya menjadi korban kemarahan serdadu Israel pada intifadhah yang lalu. Padahal rumah tersebut adalah tempat perlindungan para pengungsi Palestina yang diusir dari tanah airnya oleh Israel. Ia juga telah merelakan anak-anaknya menjadi tawanan mendekam di penjara-penjara Israel.
Dalam penuturannya Ummu Muhammad menyampaikan, operasi jihadnya ini adalah bagian kecil dari sejumlah operasi jihad lainya, yang akan segera dilakukan oleh para mujahid dan mujahidah Palestina. Tunggulah pembalasan Al-Qossam yang akan mengguncangkan wilayah kalian dengan idzin Allah. Jalur Gaza akan menjadi kuburan kalian, wahai para pengecut Israel.
Fatimah AL-Najar atau dikenal dengan nama Ummu Muhammad adalah ibu dari tujuh anak laki-laki dan dua anak perempuannya. Ia telah bergabung dengan barisan para pelaku syahid lainya. Ia telah mampu meluluhlantakan pengepungan Israel terhadap lebih dari 70 mujahid di Masjid Al-Nasher Beth Hanon.
Salah seorang anaknya menuturkan, ibunya selalu mengikuti aksi demo yang dilakukan oleh gerakan Hamas, disamping itu, ia juga ikut dalam berbagai kegiatan social lainya. Ia telah mendidik anak-anaknya untuk senantiasa berpegang pada Al-Qur’an dan Al-Sunnah. Ia juga selelu berdo’a kepada Allah agar diberi kesempatan mati syahid.
Dalam salah satu pesan terakhirnya, Ummu Muhammad menyebutkan, dirinya telah menyerahkan jiwa dan raganya untuk Allah, Negeri Palestina dan Al-Aqsha.
Dan dalam rekaman yang disebarkan salah satu media Islam, Ummu Muhammad berkata, saya meminta kepada Allah agar dikumpulkan dengan para syuhada di Surga Naim. Aku juga berdo’a semoga Allah memberikan hidayah kepada anak-anakku dan membimbingnya ke masjid. Aku meminta kepada keluargaku agar membagi-bagikan makanan ketika mendengar kabar kesyahidanku. Sampaikanlah salamku pada Abu Abdi, Isamel Haneya, perdana menteri Palestina dan Muhammad Al-Dhaif, komandan tingi Izzuddin al-Qossam dan kepada para syuhada lainya.
Dengan operasi jihadnya ini, Ummu Muhammad telah menciptakan legenda perlawanan yang dilakukan para wanita Palestina, dengan tekad keimananya yang sangat kuat melebihi semua tentara dan singgasana.
Dunia dan seisinya lebih kecil menurut pandanganya dari pada membiarkan negara tetap terjajah, warganya teraniaya oleh musuh Israel laknatullah.
Wassalamu'alaikum.....
IFFAH FAISAH-2006
Friday, December 14, 2007
Wednesday, November 21, 2007
/OPEN MIND\
Apa kabar sahabatku... ??
Lama nian kita tak jumpa dan tak
bertegur sapa
Saya yakin bukan karena kebencian
diantara kita
Sayapun yakin bukan karena apa - apa...
Tapi rutinitas kesibukan yang tlah
menjebak kita
Satu hal sebagai bahan renungan kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan
duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan
Adam dan Hawa
Justeru malam pertama perkawinan kita
dengan Sang
Mauuut
Sebuah malam yang meninggalkan isak
tangis sanak
saudara
Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus
dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi
kapas putih...
Itulah sosok kita....
Itulah jasad kita waktu itu
Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik
berwarna putih Kain
itu ...jarang orang
memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama
Kafan Wewangian
ditaburkan ke baju
kita...
Bagian kepala..,badan. .., dan kaki
diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...
Mempelai di arak keliling kampung
bertandukan tetangga
Menuju istana
keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa
haru para handai
taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan
kalimah kudus
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah
tiba duluan
Siraman air
mawar..pengantar akhir kerinduan
dan akhirnya.... .
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh
langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh
Nikmat Kubur...
Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang
tahu....
Tapi anehnya kita tak pernah galau
ketakutan... .
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita
terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga.. Atau
melemparkan dirimu ke
neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli
syurga...
Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap
kita selama
ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????
Sahabat...mohon maaf...jika malam itu
aku tak
menemanimu
Bukan aku tak setia...
Bukan aku berkhianat.. ..
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup
dan kehidupan
Tapi
percayalah.. .aku pasti kan mendo'akanmu. ..
Karena ...aku sungguh menyayangimu. ..
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang
kau duga
Aku berdo'a...semoga kau jadi ahli
syurga. Amien
Sahabat..... , jika ini adalah bacaan
terakhirmu Jika
ini adalah renungan
peringatan dari Kekasihmu Ambillah
hikmahnya... ..
Tapi jika ini adalah salahku...maafkan
aku....
Terlebih jika aku harus mendahuluimu. ...
Ikhlaskan dan maafkan seluruh khilafku
Yang pasti pernah menyakiti atau
mengecewakanmu.....
Joko Santoso (’07)
Lama nian kita tak jumpa dan tak
bertegur sapa
Saya yakin bukan karena kebencian
diantara kita
Sayapun yakin bukan karena apa - apa...
Tapi rutinitas kesibukan yang tlah
menjebak kita
Satu hal sebagai bahan renungan kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan
duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan
Adam dan Hawa
Justeru malam pertama perkawinan kita
dengan Sang
Mauuut
Sebuah malam yang meninggalkan isak
tangis sanak
saudara
Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus
dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi
kapas putih...
Itulah sosok kita....
Itulah jasad kita waktu itu
Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik
berwarna putih Kain
itu ...jarang orang
memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama
Kafan Wewangian
ditaburkan ke baju
kita...
Bagian kepala..,badan. .., dan kaki
diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...
Mempelai di arak keliling kampung
bertandukan tetangga
Menuju istana
keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa
haru para handai
taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan
kalimah kudus
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah
tiba duluan
Siraman air
mawar..pengantar akhir kerinduan
dan akhirnya.... .
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh
langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh
Nikmat Kubur...
Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang
tahu....
Tapi anehnya kita tak pernah galau
ketakutan... .
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita
terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga.. Atau
melemparkan dirimu ke
neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli
syurga...
Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap
kita selama
ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????
Sahabat...mohon maaf...jika malam itu
aku tak
menemanimu
Bukan aku tak setia...
Bukan aku berkhianat.. ..
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup
dan kehidupan
Tapi
percayalah.. .aku pasti kan mendo'akanmu. ..
Karena ...aku sungguh menyayangimu. ..
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang
kau duga
Aku berdo'a...semoga kau jadi ahli
syurga. Amien
Sahabat..... , jika ini adalah bacaan
terakhirmu Jika
ini adalah renungan
peringatan dari Kekasihmu Ambillah
hikmahnya... ..
Tapi jika ini adalah salahku...maafkan
aku....
Terlebih jika aku harus mendahuluimu. ...
Ikhlaskan dan maafkan seluruh khilafku
Yang pasti pernah menyakiti atau
mengecewakanmu.....
Joko Santoso (’07)
Saturday, November 10, 2007
HaNya CinTa YaNg BisA MeNguBah Dunia.....
CiNta...
AnuGraH TerIndah yg DiBeRiKan Allah KepaDa Kita
CiNta....
JaLan yg DiriDhoi Allah, DiManA paRa PeJuang BeKerJa
CinTa...
Yang MaMpu MeMbuaT dUNia BisA BerUbah....
Cintailah sesuatu, maka kau akan berjuang untuknya....
Betulkah itu???Coba saja...Cinta yang Bisa membuat Gandhi dengan tubuh kecilnya berusaha melindungi bangsa dan negaranya dari cengkraman Inggris, Cinta yang bisa membuat Tariyem, ibu dari Amrozi merelakan dengan ikhlas hukuman mati bagi sang anak tanpa airmata yang sedikitpun menetes dari matanya, Cinta dalam cakupan makna luas adalah yang membuat Rasulullah dan generasi terbaiknya mampu menjadi Rahmatan Lil Alamin. Itu juga, karena Allah begitu mencintai kita.
Maka mencintalah agar kau bahagia. Ini terlepas dari cinta yang kausertai "nafsu". Cintailah Rabbmu maka kau akan dekat denganNya. Cintailah Rasulmu maka kau akan selalu menirunya. Cintailah keluargamu, orang tuamu, teman-temanmu, saudara-saudaramu maka kau akan berusaha membahagiakan mereka. Dan cintailah tanah airmu maka kau akan berjuang untuknya.
Manakah yang sudah kita lakukan???Cinta karena nafsukah itu?yang sering ada pada diri kita. Sekali lagi,Cinta karena nafsu mampu menghancurkanmu, membuatmu gila, merebut smua pikiran dan tenagamu. Akankah ia merubah dunia???
Sahabat, ini saatnya kita-saya dan antum-luruskan segala niat. menyucikan segala cinta yang ada agar ia mampu merubah dunia Kitalah agen perubahan bangsa, penentu langkah moral negara,memegang pergerakan agama.
Saya bilang kita-saya,antum yang sorang aktivis dan saudara2 yang masih awam. Marilah belajar mencinta dari manusia paling mulia....
Marilah meraih cita dengan kesejukan cinta di hati kita....
Damn Marilah kita bagi cinta itu...agar RisalahNya akan terus menyinari seluruh alam raya ini
Asrama,031107
Catatan di kala aku tersadar, bahwa yang membenci kita sekalipun,
harus kita cintai.....
Dinar Ulfi
smada AE class of 2007
AnuGraH TerIndah yg DiBeRiKan Allah KepaDa Kita
CiNta....
JaLan yg DiriDhoi Allah, DiManA paRa PeJuang BeKerJa
CinTa...
Yang MaMpu MeMbuaT dUNia BisA BerUbah....
Cintailah sesuatu, maka kau akan berjuang untuknya....
Betulkah itu???Coba saja...Cinta yang Bisa membuat Gandhi dengan tubuh kecilnya berusaha melindungi bangsa dan negaranya dari cengkraman Inggris, Cinta yang bisa membuat Tariyem, ibu dari Amrozi merelakan dengan ikhlas hukuman mati bagi sang anak tanpa airmata yang sedikitpun menetes dari matanya, Cinta dalam cakupan makna luas adalah yang membuat Rasulullah dan generasi terbaiknya mampu menjadi Rahmatan Lil Alamin. Itu juga, karena Allah begitu mencintai kita.
Maka mencintalah agar kau bahagia. Ini terlepas dari cinta yang kausertai "nafsu". Cintailah Rabbmu maka kau akan dekat denganNya. Cintailah Rasulmu maka kau akan selalu menirunya. Cintailah keluargamu, orang tuamu, teman-temanmu, saudara-saudaramu maka kau akan berusaha membahagiakan mereka. Dan cintailah tanah airmu maka kau akan berjuang untuknya.
Manakah yang sudah kita lakukan???Cinta karena nafsukah itu?yang sering ada pada diri kita. Sekali lagi,Cinta karena nafsu mampu menghancurkanmu, membuatmu gila, merebut smua pikiran dan tenagamu. Akankah ia merubah dunia???
Sahabat, ini saatnya kita-saya dan antum-luruskan segala niat. menyucikan segala cinta yang ada agar ia mampu merubah dunia Kitalah agen perubahan bangsa, penentu langkah moral negara,memegang pergerakan agama.
Saya bilang kita-saya,antum yang sorang aktivis dan saudara2 yang masih awam. Marilah belajar mencinta dari manusia paling mulia....
Marilah meraih cita dengan kesejukan cinta di hati kita....
Damn Marilah kita bagi cinta itu...agar RisalahNya akan terus menyinari seluruh alam raya ini
Asrama,031107
Catatan di kala aku tersadar, bahwa yang membenci kita sekalipun,
harus kita cintai.....
Dinar Ulfi
smada AE class of 2007
Subscribe to:
Posts (Atom)